RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Sekolah :
SMP
Mata Pelajaran :
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Kelas/Semester :
VII/satu
Materi Pokok : Sikap Toleran terhadap Keberagaman suku, agama, ras,
budaya
dan gender
Alokasi Waktu :
1
x pertemuan ( 1 x 20 menit)
A.
KOMPETENSI INTI:
1.
Menghargai
dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai
dan menghayati perilaku jujur, disiplin,
tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami
pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
4. Mencoba,
mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan
yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
B.
KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR
|
Kompetensi Dasar
|
Indikator
|
|
2.3.Menghargai
sikap toleran terhadap keberagaman suku, agama, ras, budaya dan gender
|
2.3.1 Siswa
kelas VII mampu menjelaskan pengertian sikap toleran terhadap keberagaman
suku, ras, budaya dan gender (C2)
2.3.2 Siswa
kelas VII mampu membiasakan diri dalam menanamkan sikap toleransi antar suku,
agama, ras, budaya dan gender (A5)
2.3.3 Siswa
kelas VII mampu menerapkan sikap toleransi dengan teman dan orang lain
berdasarkan prinsip saling menghormati dan menghargai dalam keberagaman suku,
agama, ras, budaya dan gender (P2)
|
C.
Tujuan Pembelajaran
1.
Melalui model pembelajaran Discovery Learning, siswa dapat saling
bekerja sama menyelesaikan masalah dalam bersikap toleran terhadap gambaran
keberagaman suku, agama, ras, budaya, dan jenis kelamin dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
2.
Melalui melihat video, peserta didik dapat
menjelaskan keberagaman suku, agama, ras, budaya, dan gender.
3.
Tanpa membuka buku, dengan sikap penuh
kemandirian siswa mampu mendeskripsikan pengertian dan makna keberagaman suku,
agama, ras, budaya, dan jenis kelamin dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika dengan menggunakan bahasa mereka
sendiri.
D. Materi
Pembelajaran
Sikap Toleran terhadap Keberagaman suku, agama, ras,
budaya dan gender:
1.
Pengertian sikap toleransi
2.
Deskripsi keberagaman Keberagaman suku, agama, ras, budaya dan gender
3.
Faktor penyebab keberagaman bangsa
Indonesia.
4.
Sikap-sikap
toleran dalam keberagaman suku, agama, ras, budaya dan gender.
|
Sikap
Toleran terhadap Keberagaman
|
|
Perilaku toleran terhadap
kehidupan Beragama
|
|
Perilaku toleran
terhadap keberagaman suku dan ras
|
|
Perilaku toleran
terhadap kehidupan sosial, budaya dan gender
|
|
Pengertian Sikap
Toleran
|
Pengembangan
Materi Ajar
1. Pengertian
toleransi
Sikap toleran
atau toleransi berarti menahan diri, bersikap sabar, membiarkan orang
berpendapat lain, dan berhati lapang terhadap orang-orang yang mempunyai
pendapat lain.
2. Perilaku toleran terhadap kehidupan
beragama
Semua orang di Indonesia tentu menyakini salah satu
agama atau kepercayaan yang ada di Indonesia. Pemerintah Indonesia mengakui
enam agama yang ada di Indonesia. Agama tersebut adalah Islam, Kristen,
Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Bukankah kalian sejak kecil sudah
meyakini dan melaksanakan ajaran agama yang kalian anut.
Negara menjamin warga negaranya untuk menganut dan
mengamalkan ajaran agamanya masing-masing. Jaminan negara terhadap warga negara
untuk memeluk dan beribadah diatur dalam UUD 1945 Pasal 29 ayat (2). Bunyi
lengkap Pasal 29 ayat (2) adalah “Negara
menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing
dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu”.
Dalam kehidupan berbangsa, seperti kita ketahui
keberagaman dalam agama itu benar-benar terjadi. Agama tidak mengajarkan untuk
memaksakan keyakinan kita kepada orang lain. Oleh karena itu, bentuk perilaku
kehidupan dalam keberagaman agama di antaranya diwujudkan dalam bentuk:
§ menghormati agama yang diyakini oleh
orang lain;
§ tidak memaksakan keyakinan agama
kita kepada orang yang berbeda agama;
§ bersikap toleran terhadap keyakinan
dan ibadah yang dilaksanakan oleh yang memiliki keyakinan dan agama yang
berbeda
§ melaksanakan ajaran agama dengan
baik; serta
§ tidak memandang rendah dan tidak
menyalahkan agama yang berbeda dan dianut oleh orang lain.
Perilaku
baik dalam kehidupan beragama tersebut sebaiknya kita laksanakan, baik
dikeluarganya, sekolah, masyarakat maupun dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara.
2.
Perilaku Toleran terhadap Keberagaman Suku dan Ras
di Indonesia
Perbedaan suku dan ras antara manusia yang satu dengan
manusia yang lain hendaknya tidak menjadi kendala dalam membangun persatuan dan
kesatuan bangsa Indonesia maupun dalam pergaulan dunia. Kita harus menghormati
harkat dan martabat manusia yang lain. Marilah kita mengembangkan semangat
persaudaraan dengan sesama manusia dengan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan.
|
Suku
bangsa di Indonesia
|
Perbedaan kita
dengan orang lain tidak berarti bahwa orang lain lebih baik dari kita atau kita
lebih baik dari orang lain. Baik dan buruknya penilaian orang lain kepada kita
bukan karena warna, rupa, dan bentuk, melainkan karena baik dan buruknya kita
dalam berperilaku. Oleh karena itu, sebaiknya kita berperilaku baik kepada
semua orang tanpa memandang berbagai perbedaan tersebut.
3. Perilaku Toleran terhadap Keberagaman Sosial Budaya
Kehidupan
sosial dan keberagaman kebudayaan yang dimiliki bangsa Indonesia tentu menjadi
kekayaan bangsa Indonesia. Kita tentu harus bersemangat untuk memelihara dan
menjaga kebudayaan bangsa Indonesia. Siapa lagi yang akan mempertahankan budaya
bangsa jika bukan kita sendiri. Bagi seorang pelajar perilaku dan semangat
kebangsaan dalam mempertahankan keberagaman budaya bangsa di antaranya dapat
dilaksanakan dengan:
§ mengetahui keanekaragaman budaya
yang dimiliki bangsa Indonesia.
§ mempelajari dan menguasai salah satu
seni budaya sesuai dengan minat dan kesenangannya;
§ merasa bangga terhadap budaya bangsa
sendiri; dan
§ menyaring budaya asing yang masuk ke
dalam bangsa Indonesia.
4. Kesadaran Gender
Tuhan menciptakan manusia dalam dua
jenis, yaitu laki-laki dan perempuan. Laki-laki dan perempuan pada dasarnya
sama. Hubungan sosial antara laki-laki dan perempuan itulah yang dinamakan
dengan jenis kelamin. Jadi, jenis kelamin merujuk pada hubungan antara
laki-laki dan perempuan, anak laki-laki dan anak perempuan, dan bagaimana
hubungan tersebut dilihat berdasarkan sifat kodrat.
Pengertian gender tidak didasarkan pada sifat kodrat
manusia. Gender adalah konsep hubungan sosial yang membedakan kedudukan,
fungsi, dan peran antara laki-laki dan perempuan dalam masyarakat. Kesadaran
gender bararti meletakan kedudukan, fungsi, dan peran antara laki-laki dan
perempuan dalam masyarakat secara sejajar. Misalnya dalam keluarga, maka setiap
anggota keluarga bertanggung jawab atas kebersihan dan kerapian rumah tempat
tinggalnya. Anak laki-laki atau anak perempuan, keduanya bisa menjaga
kebersihan dan kerapian rumah tempat tinggalnya. Di sekolah, laki-laki atau
perempuan sama-sama dapat menjadi guru. Dalam masyarakat, baik laki-laki maupun
perempuan dapat mengambil peran yang berguna bagi sesama manusia lainnya.
E.
Pendekatan/Model/Metode
Pembelajaran
|
Pendekatan
|
:
|
Student
Center Learning
|
|
Model
|
:
|
Discovery Learning
|
|
Metode
|
:
|
Ceramah,
Diskusi, Analisis dan Tanya jawab
|
F.
Media
Pembelajaran
v Media
1.
Gambar dan Video tentang “Keberagaman bangsa indonesia”
2.
Power Point tentang “Materi Toleransi
terhadap Keberagaman
Indonesia”
v Alat dan Bahan
1.
LCD
2.
Papan Tulis
3.
Spidol
4.
Laptop
G.
Sumber belajar
Buku Paket Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Siswa SMP/MTS Kelas VII, Kemendikbud
tahun 2016
a.
Pengarang :
Lukman Surya Saputra, Aa Nurdiman dan Salikun
b.
Tahun :
2016
c.
Judul Buku : Pendidikan
Pancasila dan Kewarganegaraan Siswa
SMP/MTS Kelas VII
d.
Kota Penerbit : Jakarta
e.
Penerbit : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
f.
Halaman : 110-129.
1.
Langkah-langkah pembelajaran
|
No.
|
Kegiatan
|
Deskripsi
Kegiatan
|
Alokasi
Waktu
|
Metode
|
Media
|
|
1.
|
Pendahuluan
|
1. Kegiatan rutin
a.
Guru mengucapkan salam kepada
siswa.
b.
Mengajak siswa untuk memulai pelajaran dengan berdoa sesuai agama dan
keyakinan masing-masing.
c.
Mengecek kebersihan kelas dan kerapian siswa.
2.
Apersepsi
Menyiapkan siswa
(melakukan tanya jawab
terkait dengan materi
yang akan dipelajari dan disajikan
berupa gambar)
3. Memberikan informasi tentang kompetensi yang akan
dicapai
4.
Memotivasi
Memotivasi siswa dengan dihubungkan dalam kehidupan sehari-hari dalam ruang keberagaman
budaya, suku, agama, ras dan jenis kelamin
|
5
|
-
|
-
|
|
2.
|
Kegiatan Inti
|
1.
Guru menyampaikan cakupan materi.
2.
Guru mengajar dengan model
discovery learning.
3.
Siswa dikelompokkan (5-8 0rang).
4.
Siswa mengamati video yang ditayangkan guru terkait dengan keberagaman
di Indonesia.
5.
Siswa secara diberi pertanyaan terkait :
·
Makna dari video tersebut.
·
Menjelaskan arti penting bersikap
toleransi dalam keberagaman.
·
Memberikan contoh dari sikap
toleran dalam keberagaman
6.
Siswa mendiskusikan
pengamatannya.
7.
Setiap kelompok menghimpun dan mendiskusikan jawaban
pertanyaan dari setiap anggota kelompok.
8.
Siswa secara kelompok diberi
kesempatan untuk mendiskusikan jawaban dan memberikan jawaban berdasarkan
pemahamannya.
9.
Setiap perwakilan anggota
kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok masing-masing. Kelompok
pertama yang berani maju akan mendapatkan hadiah.
|
10
|
Ceramah
Analisis
Diskusi
|
Power
Point
Video
|
|
3.
|
Penutup
|
1.
Guru mengevaluasi dan
menyimpulkan hasil belajar tentang materi pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
2.
Guru Menanyakan pada siswa apakah sudah memahami materi
yang telah dipelajari.
3.
Guru memberi tindak lanjut
pembelajaran berupa soal.
4.
Mengajak siswa
untuk mengakhiri pembelajaran dengan berdoa sesuai dengan agama dan
kepercayaan masing-masing.
|
|
|
|
2.
Penilaian dan hasil pembelajaran
A.
Penilaian Afektif
|
Penilaian
Afektif
|
Indikator
|
|
Menghargai
|
Kemampuan untuk menghargai dan menghormati apa yang
dilakukan orang lain, mampu menjaga sikap dan emosi ketika ada teman yang
memiliki pendapat berbeda
|
|
Tanggung jawab
|
Biasa menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu,
menghindari sikap ingkar janji, dan biasa mengerjakan tugas sampai selesai
|
|
Simpati/empati
|
Menunjukkan kepekaan pada kebutuhan dan perasaan
orang lain, membaca isyarat nonverbal orang lain dengan tepat dan bereaksi
dengan tepat, menunjukkan pengertian atas perasaan orang lain, berperilaku
menunjukkan kepedulian ketika seseorang diperlakukan tidak adil, menunjukkan
kemampuan untuk memahami sudut pandang orang lain, mampu mengidentifikasi
secara verbal perasaan orang lain
|
|
Toleransi
|
Tanpa pilih kasih dalam bergaul (tidak membeda-bedakan),
dan tidak mendiskriminasi teman/kelompok yang lemah.
|
Lembar Penilaian Afektif
|
No.
|
Nama
|
Perilaku Berkarakter
|
Ket.
|
|||
|
Menghargai
|
Bertanggung Jawab
|
Simpati/ Empati
|
Toleransi
|
|||
|
1
|
||||||
|
2
|
|
|
|
|
|
|
|
3
|
|
|
|
|
|
|
|
4
|
|
|
|
|
|
|
|
5
|
|
|
|
|
|
|
Kriteria
Penilaian :
A
= sangat baik/sangat memuaskan (90)
B
= baik/memuaskan (80)
C
= menunjukkan kemajuan (70)
D
= memerlukan perbaikan (60)
B. Penilaian Kognitif
Jawablah Pertanyaan Dibawah ini dengan benar!
1. Jelaskan pengertian toleransi !
2. Sebutkan
macam-macam sikap toleransi dalam keberagaman beserta Contohnya!
3. Tulislah
Bunyi
lengkap UUD 1945 Pasal 29 ayat (2) !
4. Jelaskan
alasan kita harus mempunyai sikap toleransi!
Kunci jawaban :
1. Sikap toleran
atau toleransi berarti menahan diri, bersikap sabar, membiarkan orang
berpendapat lain, dan berhati lapang terhadap orang-orang yang mempunyai
pendapat lain.
2.
v Perilaku toleran terhadap kehidupan
beragama
§ menghormati agama yang diyakini oleh
orang lain;
§ tidak memaksakan keyakinan agama kita
kepada orang yang berbeda agama;
§ tidak memandang rendah dan tidak
menyalahkan agama yang berbeda dan dianut oleh orang lain.
v Perilaku Toleran
terhadap Keberagaman Suku dan Ras di Indonesia
Perbedaan kita dengan orang lain tidak berarti bahwa
orang lain lebih baik dari kita atau kita lebih baik dari orang lain. Baik dan
buruknya penilaian orang lain kepada kita bukan karena warna, rupa, dan bentuk,
melainkan karena baik dan buruknya kita dalam berperilaku. Oleh karena itu,
sebaiknya kita berperilaku baik kepada semua orang tanpa memandang berbagai
perbedaan tersebut.
v Perilaku Toleran terhadap Keberagaman Sosial Budaya
§ mempelajari dan menguasai salah satu
seni budaya sesuai dengan minat dan kesenangannya;
§ merasa bangga terhadap budaya bangsa
sendiri; dan
§ menyaring budaya asing yang masuk ke
dalam bangsa Indonesia.
v Kesadaran Gender
Di sekolah,
laki-laki atau perempuan sama-sama dapat menjadi guru. Dalam masyarakat, baik
laki-laki maupun perempuan dapat mengambil peran yang berguna bagi sesama
manusia lainnya.
3.
Bunyi
lengkap Pasal 29 ayat (2) adalah “Negara
menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing
dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu”.
4.
Karena dengan adanya sikap toleransi, perbedaan umat (ras,suku,agama,warna
kulit) dalam negara menjadi suatu yang perlu dikembangkan dimana seseorang
saling mengahargai atau menghormati antara yang satu dengan yang lainnya demi
mencapai kerukunan hidup dalam masyarakat
Lembar
penilaian kognitif
|
No.
|
Nama
|
Penilaian lembar soal
|
Jumlah
|
|||
|
Soal 1
|
Soal 2
|
Soal 3
|
Soal 4
|
|||
|
1
|
||||||
|
2
|
|
|
|
|
|
|
|
3
|
|
|
|
|
|
|
|
4
|
|
|
|
|
|
|
|
5
|
|
|
|
|
|
|
Kriteria penilaian :
1 soal bernilai 25
Jumlah nilai x 100
Jumlah total nilai
C. Lembar penilaian
psikomotorik
|
No.
|
Nama
|
Aspek pengamatan
|
Ket.
|
|||
|
Kerjasama
|
Keaktifan
|
Antusias
|
Komunikasi
|
|||
|
1
|
||||||
|
2
|
|
|
|
|
|
|
|
3
|
|
|
|
|
|
|
|
4
|
|
|
|
|
|
|
|
5
|
|
|
|
|
|
|
Kriteria
Penilaian :
A
= sangat baik/sangat memuaskan (90)
B
= baik/memuaskan (80)
C
= menunjukkan kemajuan (70)
D
= memerlukan perbaikan (60)
Dosen Pengampu Dosen Pengampu Mahasiswa Praktikan
Kurnisar, S.Pd., M.H. Puspa Dianti,S.Pd., M.Pd. Riska Rahmasari
197603052002121011 1604106004890005 06051181621003
Tidak ada komentar:
Posting Komentar